Sekerat Rasa untuk sepotong hati , dia yang pernah mengisi relung hati yang pada akhirnya kita berdua menjadi 2 sisi yang terasing oleh sepi..... Dimana luka yang kau torehkan benar-benar membawaku pada ketiadaan Jangan melihat tawa yang aku tunjukkan karena semua yang ku lakukan hanya untuk meredam hatiku dari kelukaan. Aku tau ini hanya tentang waktu dan caraku berdamai dari kekecewaan Namun terkadang perih itu masih saja mengusik menyuguhkan pelik yang seakan-akan menjadikannya berisik... Jangan lagi datang dan mencoba menjadi pelipur lara yang kau buat sendiri Sebab segala hal yang dengan sengaja melukai tidak akan pernah ku izinkan untuk kembali meski hanya dalam mimpi...... by. Ana Ahillah